Saturday, 10 August 2019

Filosofi Songkok Hitam Di Indonesia

Songkok Hitam. Indonesia memiliki beberapa ciri khas dalam berbagai fariasi, seperti tarian, seni atau pakaian,  Indonesia memiliki beberapa aksesoris penutup kepala yang sangat khas. 

Songkok hitam, memiliki sebutan yang sangat berfariasi seperti songkok, peci atau kopyah, kita sebut saja songkok, songkok termasuk salah satu penutup kepala tradisional bagi orang Indonesia, khususnya suku melayu.


Filosofi Songkok Hitam Di Indonesia


Indonesia memiliki peci, songkok atau kopyah tradisional dengan warna hitam, ini memang warna ciri khas songkok nasional, songkok ini di gunakan oleh tentara, polisi paskibra saat acara-acara tententu dan juga di gunakan oleh orang islam

Negara Indonesia menjadikan songkok hitam sebagai songkok nasionalis, songkok juga di gunakan saat acara-acara resmi, seperti acara kepresidenan atau keagamaan, baik di gunakan oleh presiden atau mentri-mentrinya.

Filosofi Songkok Hitam di Indonesia


Banyak sumber asal mula songkok atau peci masuk ke Negera Indonesia, ada yang mengatakan yang bawa pertama kali songkok masuk  ke Indonesia adalah Laksamana Ceng Ho


Ada pula yang mengatakan, bahwa songkok pertama kali di perkanalkan ke masyarakat Indonesia yakni oleh Sunan Kalijaga, beliau termasuk salah satu wali songo.

Singkat ceritanya Sunan Kalijaga membuat dan memberikan mahkota berupa kopyah hitam kepada Sultan Fattahillah, sampai saat ini songkok sudah di kenal oleh masyarakat umum.
.
Sampai saat ini songkok sudah mulai berkembang pesat, mulai model dan pembuatannya, seperti Songkok Hitam Tinggi dan Peci Songkok Hitam Polos.

Demikianlah sekilas tentang artikel  Filosofi Songkok Hitam Di Indonesia semoga bisa menginspirasi.










Artikel Terkait


EmoticonEmoticon