Sunday, 5 May 2019

16 Kebiasaan Buruk yang Membuat Tubuh Gemuk Tidak Sehat

16 Kebiasaan Buruk yang Membuat Tubuh Gemuk Tidak Sehat


Bagi para blogger pastinya sangat suka duduk berdiam diri lama di depan laptop atau komputer, dengan tujuan untuk membagikan artikel yang mungkin bermanfaat untuk kalayak umum.

Ketika ketika bekerja berjam-jam di depan komputer, berlari dari satu makan siang bisnis ke yang berikutnya dan bepergian tanpa henti, tujuan diet dan kebugaran kita terkadang tergelincir dengan cara yang bahkan tidak kita pikirkan.


Baca Juga: 5 Ramuan Herbal Menyembuhkan Nyeri Sendi


Dengan berlari dari satu acara ke acara lainnya dan berhari-hari penuh dengan rapat, mungkin secara tidak sengaja itu bisa membahayakan kesehatan kita dan tetap menambah berat badan.

Nah berikut ini 9 cara kita menyabotase diri sendiri tanpa menyadarinya.

1: Makan Makanan Rendah Lemak


Makanan yang berlabel rendah lemak atau bebas lemak dapat menghemat beberapa kalori, tetapi mereka melakukannya dengan mengganti lemak dengan gula dan bahan kimia lainnya yang lebih buruk daripada lemak.

Semuanya mencerna dengan lebih cepat, membuat kita mengalami bercampurnya gula dan membuat kita merasa lebih cepat lapar. Pendekatan terbaik adalah makan dengan memperhatikan nutrisi.

2: Melewatkan Makanan


MAKAN ROKOK DAPAT MEMBUAT  LEMAK dan merupakan salah satu hal terburuk yang dapat kita lakukan untuk tubuh dan pikiran kita. Metabolisme  melambat dan kita cenderung makan berlebihan di kemudian hari.

The American Journal of Epidemiology menemukan bahwa orang-orang yang menghentikan sarapan 4,5 kali lebih mungkin mengalami obesitas.

Tingkatkan metabolisme  dengan mengonsumsi makanan bergizi dalam porsi kecil sepanjang hari - untuk sarapan, 1 cangkir yogurt Yunani & beri adalah pilihan yang cepat dan bergizi.


3: Makan Terlalu Cepat


Makan terlalu cepat bisa di alami oleh sebagian masyarakat, tanpa di sadari, kalau ingat biasanya akan berusaha makan lambat dan itu pasti tidak membahagiakan baginya, di kemudian hari ia akan kembali makan cepat lagi.

Sebuah studi dari University of Rhode Island menemukan bahwa mereka yang makan perlahan makan 1/3 lebih sedikit daripada mereka yang makan cepat. Perutnya membutuhkan waktu 20 menit untuk memberi tahu otak, bahwa kita kenyang.

4: Menonton TV sambil makan


Ketika kita menonton televisi, kita tidak sepenuhnya berkonsentrasi pada hal lain yang kita lakukan, dan ini termasuk makan.

Para peneliti di University of Birmingham menemukan bahwa orang-orang yang terganggu saat makan, lebih banyak makan makanan ringan setelah itu  mereka yang memperhatikan, sebagian besar, bahkan tidak ingat semua yang di makan.

Statistik hasil penelitian menunjukkan bahwa makan 5-10 kali lebih banyak saat menonton TV. Jika ingin ngemil sambil menonton televisi, sebaiknya ngemil sayuran di potong menjadi  2 gelas popcorn air pop dan jangan isi ulang. Anggur beku juga enak; dibutuhkan sekitar 20 menit untuk makan secangkir.

5: Mengambil Makanan Besar


Saya melakukan ini dan itu berhasil: potong makanan Anda menjadi potongan-potongan kecil, gunakan garpu atau sendok yang lebih kecil. Anda meningkatkan kenikmatan dan makan lebih lama, yang meningkatkan kepuasan Anda.

The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan dalam jumlah besar mengkonsumsi 52% lebih banyak kalori dalam, sekali duduk dibandingkan mereka yang mengonsumsi makanan kecil dan mengunyah lebih lama.

6: Memiliki Teman yang Kegemukan


Jika teman atau pasangan kita makan berlebihan, kemungkinan besar akan makan terlalu banyak, menurut penelitian dari New England Journal of Medicine. Saya tidak menyarankan untuk memutuskan hubungan dengan teman-teman yang kelebihan berat badan.

Alih-alih pergi makan, merencanakan kegiatan sosial. akan bersenang-senang bersama dan membakar kalori dan mengemasnya.

7: Menghindari Skala


Akuntabilitas adalah salah satu hal terbaik yang dapat kita lakukan untuk tubuh, dan skala akan membantu kita agartetap di jalur yang benar.

Menginjak skala setiap hari menjaga tujuan dan  tetap segar di benak kita. Cara lain untuk tetap bertanggung jawab? Aplikasi ponsel pintar yang dapat membantu untuk melacak program diet, seperti Lose It, dan melacak kalori  yang terbakar dengan monitor detak jantung seperti FT4 Polar, atau pedometer yang menghitung jumlah langkah yang di jalani.

8: Tidak Mencari Nasehat Kesehatan & Kebugaran


Dengan membaca artikel ini,kita menuju arah yang benar. Membaca tentang olahraga dan diet membuat kita lebih mungkin meningkatkan olahraga dan diet. Selanjutnya

Para peneliti di Kanada mengirim saran diet dan olahraga kepada lebih dari 1.000 orang. Mereka telah membaca saran mulai makan lebih baik dan menyarankan lebih banyak berolahraga dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian yang dapat kami sampaikan semoga bisa memberikan kemanfaatan dan jangan lupa nantikan artikel terbaru yang mungkin bisa memberi solusi terkait kesehatan.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon