Saturday, 9 March 2019

Kisah Penuh Misteri. Shoyyad Dan Polisi

Shoyyad merupakan salah seorang yang hidup miskin, kesehariannya hanya berburu hewan di tegah hutan belantara, hanya untuk sesuap nasi.




Suatu ketika shoyyad pergi untuk berburu hewan di hutan, setelah berhari-hari di tengah hutan, shoyyad ahirnya mendapatkan hewan yang iya buru.

Hatinya Shoyyad gembira dan senang, sebab, berburu kali ini menghasilkan hewan yang lumayan besar, Namun, takdir berkata lain, ada seorang polisi menemukan Shoyyad sedang memilikul hewan buruannya.


Baca Juga: Kisah Inspirastif. Orang Buta Berjiwa Malaikat


Tanpa pikir penjang polisi tersebut merampas hewan buruannya Shoyyad, kemudian di samping merampas hewan buruannya, Shoyyad juga di pukulin sampai babak belur oleh polisi, dalam keadaan babak belur polisi yang merampas hewan buruannya lalu pergi meninggalkan Shoyyad yang sudah tak berdaya.

Karna tidak berdaya menghadapi polisi, kemudian iya berdoa meminta kepada Allah Swt dengan suara yang agak parau, " Ya Allah Swt ajunan yang menjadikan aku seorang hamba yang lemah, dan menjadikan seorang polisi yangkuat, sampai ia tega menganiaya saya yang lemah ini.

Aku memohon kepadamu ya Rabb untuk mengendalikan sebagian di antara makhluk ciptaanmu agar menjadi contoh bagi kaum muslimin yang lain.

Setelah mendapatkan hewan rampasan, polisi tersebut membawa pulang dengan perasaan gembira, setelah sampai rumahnya, ia lalu memasak hewan yang ia rampas dari Shoyyad, setelah masak hewan tersebut di taruh di atas wadah.

Niat ingin mengambil secuil ikan yang telah ia masak dengan seizin Allah Swt ikan tersbut lalu menggigit tangan kanannya polisi, kemudia tangan bekas gigitan ikan tersbut mengeluarkan belatung, dan belatung tersebut menggerogoti tangan kanannya polisi.


baca Juga: Istijabah. Kisah Do’a Anak Yatim Penghancur Umat


Karena tidak tahan dengan sakitnya gigitan belatung, lalu tanpa pikir panjang polisi tersbut memotong tangan kanannya sampai pergelangan, agar sakitnya tidak menjalar.

Namun, karena adanya kuasa Alah Swt sakit yang diderita teruis menjalar ke tangan bagian kanan, sampai ia meotong lagi sebagian tangan yang masih tersisa, karena sakit yang sangat, ia lalu tertidur.

Di dalam tidurnya ia bermimpi bertemu dengan seseorang, lalu ia berkata, " Kembalikan haknya Shoyyad, agar kamu bisa selamat dari penyakit ini, lalu polisi tersebut terbangun dari tidurnya.

Tanpa pikir panjang polisi mencari dan menemui Shoyyad, kemudian ia meminta kehalalan dari hewan buruan yang ia rampas dan polisi tersbut memberi uang 10.000 Dirham, setelah kejadian itu atas kuasa Allah tangan yang ia potong dan terkena penyakit kembali utuh.


Baca Juga: Kisah Jenazah seorang Habib Turun Dari Keranda

Demikianlah cerita yang di ambil dari sumber yang terpercaya dari kitab Durrotun Nasihin.


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon