Monday, 30 July 2018

Anjuran. Membaca Doa Dan Shalawat Ketika Keluar Dari Majlis Perkumpulan



MutiaraHasan. Dalam ayat al-qur'an di jelaskan bahwa Islam itu bersaudara, dari penjelasan ini semua yang beragama islam harus saling menasehati, sebab, nasihat salah satu ujung tombak untuk menacapai sesuatu yang di inginkan yakni berbuat baik.

Sebagai seorang muslim yang bersaudara, maka sangat di anjurkan untuk bersilaturrahmi, bersilaturrahmi banyak macamnya seperti menghadiri majilis ilmu, majlis Musyawarah atau mentangi langusng ke rumahnya dengan niatan bersiltaurrahmi dan menyambung tali silaturrahmi.


Ketika sebagai seorang  muslim yang menghadiri suatu majlis, baik majlis ilmu, majlis musyawarah dan majlis lain,  dengan niatan bersilaturrahmi, membahas progam atau mencaroi solusi terkait permasalan yang terjadi, maka kondisi di suatu majlis tidak akan lepas dari namanya permasalahan yang terjadi, seperti mengunjing, bergurau terlalu berlebihan, sehingga saudaranya merasa tersinggung.


Baca Juga: 3 Alasan Nabi Ibrohim Di Angkat Menjadi Kekasih Allah Swt


Jadi yang awalnya majlis untuk bersilaturrahmi dengan berbagai bentuk acara, malah ketika pulang mendapatkan dosa akibat kelalaian di dalam majlis tersebut, Nah, agar semuanya itu tidak terjadi, Rasulullah Saw menganjurkan membaca doa dan Shalawat sebelum pulang dari majlis tersebut.

Berikut doa dan shalawat yang di ajarkan Nabi Muhammad Saw ketika hendak meninggalkan majlis, semoga memberi kemanfaatan bagi kaum muslimin.

Do'a Ketika Meninggalkan Majlis


سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya:

“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”.

Doa ini di anjurkan di baca bersama para Hadirin kaum muslimin yang menghadiri Majlisul Ilmu, majlis musyawarah dan berbagai majlis yang lainnya, ini di baca dengan niatan ketika keluar dari majlis kita dalam keadaan bersih.




Alasan kenapa Nabi Muhammad saw menganjurkan untuk membaca doa ini ketika hendak meninggalkan perkumpulan kaum muslimin, alasan ini di dasari dengan potongan hadist  hadits Nabi Muhammad saw.


فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ لَتَقُولُ قَوْلاً مَا كُنْتَ تَقُولُهُ فِيمَا مَضَى. قَالَ « كَفَّارَةٌ لِمَا يَكُونُ فِى الْمَجْلِسِ ».

Ketika itu nabi Muhammad saw membaca doa majlis, lalu ada sebagian sahabatnya mendengar Nabi Muhammad Saw, lalu bertanya, "Ya Rasulullah Saw Doa apa yang ajunan baca, yang tidak pernah beliau baca sebelumnya, lalu Nabi Bersabda, Itu Doa Kaffaratul Majlis sebagai penambal kesalahan yang dilakukan dalam majelis.” (HR. Abu Daud, no. 4857;  Ahmad, 4: 425. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Bershalawat  Saat Meninggalkan Majlis


Selain membaca doa kaffaratul majlis, orang islam juga di anjurkan membaca shalawat nabi ketika berkumpul di suatu majlis perkumpulan, baik membahas masalah ukhrawi atau duniawi.

Namun, umumnya masyarakat pedesaan atau perkotaan membaca shalawat di ahir majlis, biasanya para jamaah langsung bergegas meninggalkan majlis tersebut, Tapi, tidak mengapa kalau perkumpulan tersebut untuk mendoakan mayit, pasti di salah satu bacaan ada bacaan shalawat, Nah, untuk perkumpulan yang membahas duniawi jarang terjadi, oleh sebab itu di anjurkan membaca shalawat di ahir majlis.

Kenapa harus membaca shalawat ketika menghadiri suatu perkumpulan?

Alasan yang paling dominan yakni agar di suatu perkumpulan itu tidak merugi dalam artian agar kaum muslimin yang menghadiri perkumpulan tersebut mendapatkan curahan rahmat yang sangat besar dari Allah Swt.

Alasan kedua terkait alasan membaca shalawat di suatu majlis bersumber dari  Hadist Nabi Muhammad Saw:


مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِسًا لَمْ يَذْكُرُوا اللَّهَ فِيهِ، وَلَمْ يُصَلُّوا عَلَى نَبِيِّهِمْ، إِلَّا كَانَ عَلَيْهِمْ تِرَةً، فَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُمْ وَإِنْ شَاءَ غَفَرَ لَهُمْ


“Jika ada sekelompok kaum yang duduk bersama dan tidak mengingat Allah serta tidak memberi shalawat kepada nabi mereka maka itu akan menjadi bahan penyesalan baginya. Jika Allah berkehendak, Allah akan menghukum mereka, dan jika Allah berkehendak, Dia akan mengampuni mereka.”

Lalu ada Imam Al-Jauzy berpendapat, "bahwa jika ada salah satu di antara mereka tidak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw ketika menghadiri suatu majlis sampai ia kembali ke rumah-rumah mereka, maka ia maka bau busuknya tidak ada bedanya dengan bangkai.




Sebaliknya jika di suatu majlis di bacakan shalawat kenapa Nabi Muhammad Sampai kembali ke rumah mereka, maka baunya lebih wangi dari pada penjual minyak wangi.

Lalu para Malaikat yang mencium bau wangi-wangian yang di sebabkan bacaan shalawat di suatu majlis maka ampunan yang selalu di panjatkan oleh Malaikat dan seluruh makhluk, Subhanallah.


Dalil tentang anjuran membaca shalawat kenapa Nabi Muhammad Saw:

Dari Utsman bin Umar, beliau mengatakan,

سمعت سفيان بن سعيد ما لا احصي إذا اراد القيام يقول صلى الله وملائكته على محمد وعلى انبياء الله وملائكته


Aku mendengar Sufyan bin Said berkali-kali sampai tidak bisa kuhitung, setiap beliau hendak meninggalkan majlis, beliau membaca: “Semoga shalawat Allah dan para malaikatnya tercurah untuk Muhammad dan kepada para nabi Allah dan malaikatnya.”

Demikianlah artikel yang dapat kami bagikan semoga artikel ini memberi kemanfaatan bagi kaum muslimin, serta dapat mengamalkan artikel yang ada di depan kita ini. aminn








Thursday, 26 July 2018

Inilah 3 Alasan Nabi Ibrohim Di Angkat Menjadi Kekasih Allah Swt



MutiaraHasan. Sahabat Mutiara hasan yang selalu admin banggakan pada  kesempatan kali ini admin akan membahas masalah Nabi Ibrohim di angkat oleh Allah swt sebagai kekasihnya.

Nabi Ibrahim merupakan putra dari azar sang pembuat dan penyembah berhala, namun, Allah Swt selalu menaungi hati nabi ibrahin untuk selalu ingkar terhadap berhala dan hatinya selalu mencari kebenaran tentang tuhan, dengan kegigihan nabi ibrahim mencari tuhan yang sebenarnya, sehingga beliau menemukan tuhan pencipta alam ini.

Nabi ibrahim dalam memperjuangkan kalimat tauhid sangat penuh dengan kesengsaraan dan ancaman, baik dari sang ayah dan raja Namrud yang sangat bengis dan kejam, Namun, beliau menghadapinya dengan hati yang sabar dan pasrah dengan ketentuan Allah Swt.


Baca Juga: 6 Dalil Tentang Kesunnahan Mengangkat Tangan Ketika Berdo'a


Pada bulan Dzulhijjah ini ada peristiwa besar yang tidak boleh di lupakan oleh umat islam pengorbanan Nabi Ismail untuk di sembelih oleh sang ayah atas perintah Allah Swt, Namun, dengan kesabaran dan keihklasan menyerahkan putra kesayangannya untuk di korban kepada Allah swt.

Dengan kesabaran ini Allah Swt mengganti Nabi Ismail dengan seekor kambing Gibas yang di turunkan dari surga Untuk di sembelih dan di sedekahkan kepada Fakir Miskin Tanah makkah.

Di samping itu Nabi ibrahim juga mendapatkan gelar Kholilullah yang artinya kekasih Allah Swt, menjadi kekasih Allah Swt meruapakn salah satu ni'mat yang sangat agung, lalu apa yang menyebabkan Nabi Ibrahim di angkat menjadi kekasih Allah Swt.

Berikut ada 3Alasan Nabi Ibrohim di angkat menjadi kekasih Allah Swt


Yang pertama Nabi Ibrahim mementingkan perintah Allah Swt


Alasan ini sudah banyak kita ketahui dari peristiwa besar penyembelihan Nabi Ismail As, dari sini kita sudah faham bahwa nabi Ibrahim memang sangat mementingkan perintah Allah Swt dari pada mementingkan perintah seorang hamba.


Baca Juga: Inilah Hukum Zakat Dengan Potongan Gaji Karyawan


Ketika Nabi Ismail As di ajak ke sebuah hutan banyak rayuan yang datang dari syetan, rayuan tersebut tertuju untuk Sayyidah hajar Dan Nabi ismail dan Nabi Ibrahim, namun, usaha syetan untuk mengelabui ketiganya terbuang sia-sia, sebab, beliau-beliau mementingkan perintah Allah Swt.


Nabi Ibrohim setiap makan selalu mencari teman

Kebiasan Nabi Ibrahim As ketika hendak memakan selalu mencari sahabat atau teman untuk di ajak makan bersama-sama, inilah yang selalu beliau  lakukan  setiap menjelang waktu pagi, bahkan, beliau tidak mau memakan sebelum menemukan teman untuk di ajak.

Sebagain ahli tafsir yang di maksud Nabi Ibrahim mencari teman makan di waktu pagi yakni nabi Ibrahim  selalu bershodaqoh.


Tidak ada keraguan atas janji-janji Allah swt

Alasan yang nomer tiga terkait Nabi Ibrahim menjadi kekasih Allah Swt yakni hatinya selalu yakni dan mantap terhadap perintah Allah swt, ini terbukti ketika Allah Swt memerintahkan menyebelih putra satu-satunya dan yang paling di sayanginya.saat tidurnya sang Nabi Ibrahim.


Baca Juga: 15+ Macam Contoh Model Baju Batik Untuk Nenek Terupdate Cocok Untuk Berbagai Acara


Nabi Ibrahin sadar bahwa dalam mimpinya memang benar-benar perintah dari Allah swt, dengan keyakinan yang mantap, beliau menjalankan perintah Allah swt yang sangat berat ini dengan hati yang ihklas dan sabar, sehingga dari buah kesabaran ini Allah swt mengganti nabi Ismail dengan kambing gibas.

Demikianlah artikel yang dapat kami bagikan semoga memberi kemanfaatan dan khususnya kaum muslimin muslimat bisa mencontoh pribadi Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim, agar kita juga di angkat oleh allah Swt menjadi kekasihnya. aminnn






6 Dalil Tentang Kesunnahan Mengangkat Tangan Ketika Berdo'a



MutiaraHasan. Sahabat mutiara hasan yang admin muliakan, kini web baru sudah hadir di tengah-tengah sahabat dengan wajah yang berbeda, dulu sebelum puasa web ini beralamat MURSYID HASAN, kini web ini beralamat MUTIARA HASAN, semoga dengan wajah baru ini menambah semangat untuk terus memberikan informasi terbaru.

Pada kesempatan ini web mutiara hasan akan membagikan 6 Dalil Tentang Kesunnahan Mengangkat Tangan Ketika Berdo'a, agar ketika berdoa semakit mantap, sebab, mengangkat tangan saat berdo'a merupakan salah satu ibadah yang di anjurkan..




Berdo'a merupakan salah satu cara untuk meminta sesuatu kepada Allah Swt, Nah, berdoa sudah ada tata cara yang sudah di contohkan oleh Nabi Muhammad Saw.

Berdoa sendiri memiliki beberapa syarat yang harus di penuhi agar doa yang kita panjatkan bisa di kabulkan oleh Allah Swt, seperti harus memakan makanan yang halal, orang islam, dalam keadaan bersih baik badan dan tempat.

Berdoa bisa cepat di kabulkan dengan beberapa kriteria yangb pertama tempatnya memang  yang istijabah seperti di makkah dan musdzalifah, waktunya yang istijabah seperti setelah adzan, sepertiga malam dan ketika khotib duduk di antara dua sujud.

Nah, berikut 6 Dalil Tentang Kesunnahan Mengangkat Tangan Ketika Berdo'a, semoga bermanfaat untuk sahabat Mutiara Hasan.

1. Dari Salman, ia berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya Tuhan kamu yang Maha Mulia dan Agung adalah Maha Hidup dan Maha Pemberi, Ia malu kepada hamba-Nya jika hamba itu mengangkat kedua tangannya kepada-Nya lalu ia tolak kedua tangan itu dalam keadaan kosong”.

2. Pendapat Imam Ibn Taimiyah, "Adapun mengangkat kedua tangan ketika berdoa, maka banyak hadits shahih tentang itu". 




3. Kemudian Rasulullah Saw menyebutkan seorang laki-laki dalam perjalanan panjang, rambutnya kusut dan berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya menyeru, “Ya Rabb, ya Rabb”. Tapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan diberi makanan haram, apakah mungkin doanya dikabulkan?! (HR. Muslim).

4. Dari Umar ra., ia berkata, “Apabila Rasulullah Saw menengadahkan kedua tangannya ketika berdoa, beliau tidak menurunkannya hingga mengusapkan kedua tangannya ke wajahnya”. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi.

5. Umar bin al-Khaththab berkata, “Ketika perang Badar, Rasulullah Saw melihat kepada orang-orang musyrik, jumlah mereka seribu orang, sedangkan shahabat berjumlah tiga ratus Sembilan belas orang. Rasulullah Saw menghadap kiblat, kemudian menengadahkan kedua tangannya, ia berbisik menyeru Tuhannya, ‘Ya Allah, tunaikanlah janji-Mu kepadaku. Ya Allah, datangkanlah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika golongan dari kaum muslimin ini binasa, Engkau tidak disembah di bumi’. Rasulullah Saw terus berbisik kepada Tuhannya dengan menengadahkan kedua  tangan menghadap kiblat, hingga selendangnya terjatuh dari kedua bahunya. Lalu Abu Bakar datang mengambil selendang itu dan meletakkannya kembali ke bahu Rasulullah Saw dan terus mengikuti Rasulullah Saw di belakang. Abu Bakar berkata, “Wahai nabi utusan Allah, cukuplah permohonanmu kepada Tuhanmu, sesungguhnya Ia akan menunaikan janji-Nya kepadamu”. Maka Allah menurunkan ayat:  “(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”. (Qs. Al-Anfal [8]: 9). (Hadits riwayat Imam Muslim).




Demikianlah 6 Dalil Tentang Kesunnahan Mengangkat Tangan Ketika Berdo'a, semoga memberi kemanfaatan bagi sahabat semua dan jangan malas untuk berdoa, sebab, Allah Swt telah memerintahkan kepada hambanya untuk berdoa kepadanya.

Jika kita berdoa kepada Allah Swt maka pasti Allah Swt akan mengabulkan, Tapi, dengan syarat-syarat yang sudah di sebutkan. semoga bermanfaat. aminn..






Wednesday, 25 July 2018

6 Tips Agar Puasa Tetap Fit Dan Segar Yang Penting Untuk Di Baca



Kajian Islam. umat muslim seluruh dunia sudah  menikmati bulan puasa, sama seperti bulan puasa yang telah lalu tidak ada perubahan sama sekali, mungkin hanya hari, tanggal dan tahun. 

Atau mungkin bulan puasa yang lalu sendirian, bulan puasa yang akan datang sudah ada pendampingnya atau ada yang sudah di tinggal keluarga dekat. meskipun dengan kondisi yang beragam kita tetap semangat, ikhlas menjalankan ibadah puasa tahun ini.


Baca Juga: Anjuran Rasul Untuk Meminum Susu. Ini Manfaat Yang Perlu Di Ketahui


Lalu bagaimana Tips agar puasa tetap fit Dan Segar ketika beraktifitas sehari-hari. Nah, sahabat tidak salah membaca artikel ini, sebab, di artikel ini akan membahas tips agar puasa tetap fits dan segar, sesuai pengalaman penulis.

Meskipun bulan puasa aktifitas kita tetap berlajut, Namun, biasanya akan di kurang jam kerja, agar pekerjaan tetap kondusisf dan tidak mempengaruhi puasa kita.

Nah, kalau kitaingin tetap ingin fit dan segar sepanjang hari ketika di bulan puasa, berikut tips yang perlu kita ketahui:

Niat


Niat merupakan suatu keinginan yang kuat untuk melakukan suatu ibadah, jadinya niat ini sangat penting bagi orang yang ingin melakukan ibadah puasa, yang pertama karna menjadi rukun puasa yang kedua sebagai dorongan agar puasa tetap fits sepanjang hari.

Contoh simpelnya Biasanya ketika seorang lupa makan setengah hari saja ia akan merasakan kepayaan, karena dari awal tidak ada niat, hanya saja ia lupa, beda halnya ketika dari awal ia ingin tidak makan, maka ia tidak akan merasakan kepayaan dalam waktu yang di tentukan.


Baca Juga: Kenali Gejala Awal Penyakit Stroke Dan Pengobatannya


Begitu juga niat, niat sendiri ini ada dua fungsi yang pertama untuk mengesahkan suatu ibadah yang kedua sebagai pendorong agar orang yang melakukan  ibadah yang ia lakuakntidak ada rasa pasah,

Perlu di catat ini pembahasannya niat dalam puasa saja tidak untuk semua ibadah.

Makan Sahur Secukupnya


Makan sahur merupakan suatu kesunnahan bagi orang yang ingin melakukan ibadah puasa, di sampig kesunnahan juga berfungsi untuk menjaga tubuh  Agar Puasa Tetap Fit Dan Segar sepanjang hari.

Ketika seseorang ingin puasa, maka di sunnahkan makan sahur sebelum terbit fajar, agar ketika puasa tetap fits dan segar, serta di anjurkan makan sahurnya tidak terlalu berlebihan (secukupnya saja), sebab, ketika makan sahurnya berlebihan, maka tubuh akan mudah lemas dan mengantuk.


Hindari Makanan Yang Berminyak

Seseorang yang menunaikan ibadah puasa serta memiliki aktifitas yang padat maka di anjurkan untuk menghindari makanan yang berminyak ketika berbuka atau sahur, alasan larangan ini agar tidak muda haus dan lelah. Kalau seorang mengalami haus dan lelah, maka untuk menjalankan ibadah sunnah akan malas

Beraktifitas Semampunya


Sudah menjadi kebiasan saat menjelang puasa, baik aktifitas di perkantoran, sekolah atau aktifitas pribadi akan di kurangi aktifitas di banding aktifitas di luar puasa.

Ini di maksudkan agar tubuh tetap fit dan sehat ketika menjalankan ibadah puasa serta memiliki waktu tambahan untuk beribadah kepada Allah Swt.

Tidur Secukupnya

Kita pasti tahu semua amal yang di kerjakan pada saat berpuasa pasti ada pahala, contoh kecilnya tidur, tidur menurut kita adalah hal yang lumrah yang tidak ada pahalanya, namun, kalau puasa tidur akan berpahala.

Terkadang seseorang yang malas untuk bekerja dan beraktifitas, biasanya lebih memperbanyak waktu tidurnya, dengan berbagai alasan, Nah alasan yang paling banyak yakni agar siangnya lebih fress, padahal yang kita tahu seseorang yang banyak tidur, tubuh akan mudah lemas dan ngantuk.

Maka dari itu untuk menjaga tubuh agar tetap fit yang bisa mempermudah melakukan ibadah puasa yakni dengan tidur yang cukup

Olahraga Ringan Di Pagi Hari

Olahraga merupakan salah satu aktifitas yang wajib di lakukan, baik ketika menjalankan puasa atau tidak, sebab, ketika tubuh bergerak maka di pastikan tubuh akan segar, sehat dan fit, sebaliknya kalau tubuh di buat malas-malasan, maka tubuh akan lemas, layu dan mudah sakit.


Baca Juga: Keindahan Gladak Perak Lumajang menyimpan Sejuta Misteri


Olaharaga yang alami dan banyak manfaatnya yakni lari atau bersepeda pada pagi hari, kenapa pagi hari, sebab, pada pagi hari udara sejuk dan oksigen yang di keluarkan oleh tumbuh-tumbuhan banyak manfaatnya bagi tubuh, serta menghirup udara pagi awal dari aktifitas kita.

Semoga dengan artikel ini memberi kemanfaatn bagi yang menjalankan ibadah puasa, baik puasa wajib atau puasa sunnah. aminnn